KENYATAAN SEPERTI MIMPI
Semua berawal dari kebencian pada sang ayah karena sang ibu harus tewas karena bunuh diri. Tapi siapa sangka kebenciannya justru membawa yoon young kembali ke masa lalu bersama dengan hae joon. Yoon young merasa bahagia saat ia dapat kembali bertemu dengan sang ibu yang masih hidup, muda, dan cantik tapi bukan hanya itu yoon young juga harus bertemu dengan sang ayah yang masih puber dan naksir berat dengan kecantikan ibu yoon young saat itu. Mengingat kejahatan sang ayah membuat yoon young ingin memisahkan mereka berdua saat itu. Usaha yoon young ternyata tidak berhasil dan justru menemukan fakta lain penyebab sang ayah begitu menyedihkan di masa tuanya. Bersama hae joon, yoon young memperbaiki kesalahan-kesalahan di masa lampau sehingga kehidupan mereka menjadi lebih baik di masa mendatang. Semoga kesempatan itu tidak hanya datang pada yoon young tapi pada semua orang yang memiliki kehidupan tidak sempurnaWas this review helpful to you?
This review may contain spoilers
Drama yang mampu menyatukan berbagai genre dengan cukup baik.
Cast: Diperankan oleh mas-mas jawa kita, Kim Dongwook as Yoon Haejun, dan kaka baby face kita, Jin Kijoo as Baek Yoonyoung. Karena ini bercerita tentang time slip, otomatis ada pemeran di masa lalu dan masa depan. Pemilihan pemain masa lalu dan masa depannya sangat tepat karena dari segi perawakan sangat mirip. Begitu juga dengan pemilihan pemeran ayah, ibu, dan anak dalam suatu keluarga, saking miripnya jadi seperti keluarga sungguhan.Akting: Ga perlu diragukan lagi. Semua pemeran sangat pandai membawa cerita ini dengan baik, terutama para pemeran utama. Kim Dongwook dengan raut wajah mautnya mampu membuat para penonton melting, dan Jin Kijoo dengan akting nangisnya yg bisa buat penonton juga ikutan nangis sesegukan. Chemistry tiap pemain juga sangat bagus. Paling sukak kalo Haejun-Yoonyoung udh ngobrol satu sama lain, kayak mrk tuh suka adu bacot tpi nyambung bgt:)). Chemistry papah-mamah muda juga sangat imut. Karena kisah cinta mrk adalah kisah cinta di SMA, jadi kesannya lebih polos dan murni (eakk..). Oiya, disini juga banyak memakai dialog yang saling paralel satu sama lain (데칼 kalo org korea blgnya). Contoh di ep 6 dimana Yoonyoung mengkhawatirkan Haejun dan Haejun juga mengkhawatirkan Yoonyoung dg dialog yang sama.
Jalan cerita: Alur cerita tergolong cukup rapi dengan tantagan berbagai genre yang dimasukkan. Selalu diberikan plot twist tiap episodenya sehingga kita penasaran dengan kelanjutan episodenya. Penyelesaian masalah juga dilakukan bertahap sehingga tidak terkesan terburu-buru. Bgiku sedikit miss di bagian eksekusi kasus pembunuhannya, alasan bapaknya membunuh orang-orang tuh kayak kurang kuat aja. Mungkin bagi pecinta drama thriller bisa relate. Tapi hal tsb dapat dimaklumi karena inti dari cerita ini bukanlah thriller saja, tapi keluarga dan romance (Kim Dongwook said on press conference).
Cinematografi: Drama ini mostly berlatar belakang 80an. Mereka menggunakan latar 80an yang dikemas dg lebih modern sehingga membuat penonton tidak bosan dengan itu. Walaupun dikemas dengan lbh modern, mereka tetap tidak melupakan detail dari latar 80an tersebut. Pemandangan desa yang indah, mulai dari sungai, bukit, taman, hingga lautnya juga akan memanjakan mata penonton.
Ending: Sesuai judulnya, endingnya beneran dibuat 'perfect'. Hampir seluruh pemain diberikan cerita akhir masing-masing sesuai dengan harapan penonton. Terutama ending bagi Haejun-Yoonyoung, saking manisnya sampai membuat penonton diabetes wkwk. Sangat bahagia karena keluarga Haejun dan Yoonyoung di masa depan mengalami perubahan seperti yang mereka telah usahakan dan harapkan. Untuk kisah Haejun-Yoonyoung, yang paling bikin terkejut itu adalah dengan kehadiran anak mereka dari masa depan, dan yg meranin itu adalah Jinyoung B1A4. Dan ternyata anak mereka jugalah yg membuat mesin waktu itu untuk ortunya.
OST: Semua OST yang dikeluarkan masuk ke dalam OST favorit aku. Kesan 80an nya tetap tidak ilang. Terdapat juga beberapa lagu 80an yang di-remake. Favorit aku adalah lagu yg dibawakan oleh Ha Hyunsang, Hong Isaac, dan Sondia.
(Special review hehe)
Romance: Mungkin, karena genrenya cukup banyak, jadi mereka lebih memilih tingkatan romance yang tipis-tipis tapi pasti. Sebutan Couple ini dinamakan Danjjan Couple (Pasangan Asin-Manis). Chemistry mereka berdua bagiku sangat dapet hingga membuat para penonton baper hanya dengan tatapan mereka berdua. Dari beberapa komentar yang ku baca, banyak yang lbh suka dengan konsep romance tipis" ini karena bagi mereka lebih ngena aja gitu. Couple ini bisa dinobatkan sbg Duta Pelukan sebab tingkatan skinship tertingggi mrk adlh pelukan hehe. Kalo kata yg nntn, Haejun ini love languange-nya act of service, sedangkan Yoonyoung adalah word of affirmation.
Was this review helpful to you?
Về cốt truyện xuyên không, gia đình k quá mới đối với phim HQ nma coi 16 tập thấy vừa vặn, k quá lê thê. Ổn
Was this review helpful to you?
This review may contain spoilers
Interesante concepto: asesinato y viaje en el tiempo.
Hacia tiempo que lo tenía guardado, dado que era un kdrama de viaje en el tiempo. Tras Lovely Runner todos decian que debía verlo porque era muy parecido pero aún asi no me llamaba lo suficiente la atención como para darle una oportunidad. ¿Que hizo que lo comenzara? Lee Won Jung. No paraban de salirme reels del chaval en Hierarchy, tenía claro que no lo iba a ver en esa serie pero y si veía otros trabajos suyos, asi es como empecé.Al principio, cuesta que arranque el kdrama sinceramente hay momentos en los que pensaba que no era para mi el kdrama pero debo admitir que si he seguido viendo ha sido por las escenas de Lee Won Jung y Seo Ji Hye, si he disfrutado este kdrama ha sido gracias a ellos y sus actuaciones y personajes porque ya te digo yo que hay ciertas cosas que cambiaría.
Primero de todo, es una buena idea una maquina del tiempo donde regresas para salvarte ya que en el futuro mueres (no me creo al hijo diciendo que hay un futuro escondido donde no muere el protagoista. Vamos y que mas, te dan en la cabeza con una piedra en un lago congelado y no te mueres , y voy yo y me lo creo), lo que no me creo es que no hagan un efecto mariposa mas fuerte. Ya nos lo enseñó homer y su tostadora magica, no puedes tocar nada en el pasado ya que la minima modificación, puede alterar de una forma imprevisible el futuro. Asi que, me niego a creer que al final van a tener un futuro tan perfecto.
Otra cosa que tampoco me ha gustado es la explicación de los crimenes, vale es un pedazo de plot twist que sea el padre el culpable pero el motivo es una birria. Y más teniendo personajes como Go Mi Sook, Go Min Su y la madre de ambos. Teniendo el manuscrito de la primera, siento que podrían haber aprovechado mas y haber hecho mas profunda su historia, era un personaje que comenzó bien y que se estaba desarrollando bien pero pienso que lo han terminado mal, ya odiaba su personaje, me hubiera gustado que fuera ella la asesina o su hermano o algun rollo raro con la madre. El personaje de Go Mi Sook debería haberse llevado mejor , estabas creando una perfecta villana acaba bien con ella y no la relegues ya en los ultimos capítulos.... Es que el motivo de los asesinatos del padre me parece una birria, o sea puedo entender porque mata a ambas pero ambas victimas me parece que tenían unas historias mas fuertes que el 'motivo' de asesinato del padre, a ver una de ellas es ¡activista!, podrían haber metido mas cosas de política. Y la tía de la protagonista, una mujer con un sueño claro , no se siento que su historia era mas profunda que las mataron por un motivo absurdo, o mas bien para encajar con la historia del protagonista masculino y que debía ser el padre el asesino y que por eso la madre le abandonó.
Por ultimo, no he visto quimica entre los protagonistas, he visto más química en las escenas de Lee Won Jung y Seo Ji Hye. Sentía más una relación familiar donde él era el padre de ella que una relación amorosa, por ello entiendo que no haya beso, se me hubiera hecho incomodo de ver, sería como si me besase con mi padre o mi tio lejano, iugh.
He llegado a odiar en ciertos momentos que la protagonista fuese tan paradita y quejica ante las situaciones y perrerías que le pasaba a su madre. Por no decir que no me ha gustado sus narraciones, es este tipo de voz que hace la gente los reels susurrando que me pone de los nervios.
Was this review helpful to you?



