News This review may contain spoilers
Ahli Mekanis Tanpa Kesadaran Emosi.
Aku suka cerita nya. Seorang jenius teknologi membantu seorang wanita menjadi kuat dsn menjalani kehidupan seperti manusia normal meskipun harus menggunakan sistem elektronika, besi, aluminium atau semacamnya layaknya robot. Yeah, itu logis karena di masa depan bisa saja terjadi. Ketika kondisi fisik buruk dan hampir membuatmu bergantung pada kinerja mekanis mesin yang ditanam di dalam tubuh.
Tetapi karena ceritanya tentang seorang jenius mekanik mesin, aku hampir tidak melihat ekspresi wajah yang wajar. Jadi aku bilang, si mekanik yang kesulitan memahami emosi manusia. Itu tidak aneh. Aku bahkan berpikir bahwa cerita ini menunjukan kepada kita beberapa manusia memang perlu kelas ketrampilan sosial.
Akting pemeran nya ringan . Lucu dan aneh. Tapi beberapa jenius memang digambarkan tanpa kejelasan emosi yang wajar. Sedangkan karakter lain di sekitar para jenius harus sabar menghadapi hal absurd yang terjadi.
Lagunya.. entahlah. Aku tidak ingat.
Tetapi karena ceritanya tentang seorang jenius mekanik mesin, aku hampir tidak melihat ekspresi wajah yang wajar. Jadi aku bilang, si mekanik yang kesulitan memahami emosi manusia. Itu tidak aneh. Aku bahkan berpikir bahwa cerita ini menunjukan kepada kita beberapa manusia memang perlu kelas ketrampilan sosial.
Akting pemeran nya ringan . Lucu dan aneh. Tapi beberapa jenius memang digambarkan tanpa kejelasan emosi yang wajar. Sedangkan karakter lain di sekitar para jenius harus sabar menghadapi hal absurd yang terjadi.
Lagunya.. entahlah. Aku tidak ingat.
Was this review helpful to you?
