Details

  • Last Online: 11 hours ago
  • Gender: Female
  • Location:
  • Contribution Points: 0 LV0
  • Roles:
  • Join Date: August 4, 2024

Friends

Story of Kunning Palace chinese drama review
Completed
Story of Kunning Palace
0 people found this review helpful
by luvlly_lla
Nov 7, 2025
38 of 38 episodes seen
Completed
Overall 10
Story 10.0
Acting/Cast 10.0
Music 10.0
Rewatch Value 10.0

ulasan ku


Aku nggak tahu harus mulai dari mana, tapi satu hal yang pasti: Story of Kunning Palace adalah drama yang bener-bener bikin aku jatuh cinta dari awal sampai akhir. Rasanya jarang banget ada drama kolosal yang bisa seimbang antara jalan cerita, sinematografi, dan emosi kayak gini. Udah nonton berkali-kali pun, tetep aja hatiku belum bisa move on. Setiap adegannya punya makna, setiap dialognya terasa dalam, dan setiap tatapan para pemain tuh… ngena banget.

Yang paling aku suka dari drama ini tuh bukan cuma ceritanya yang kuat, tapi juga caranya disajikan. Semua terasa elegan, tenang, tapi di balik itu ada badai emosi yang terus berputar. Nuansa istananya megah tapi dingin, musiknya lembut tapi menyakitkan, dan ekspresi para tokohnya bikin kita ikut terseret ke dalam dunia mereka. Bukan cuma nonton, tapi bener-bener merasakan.

Akting para pemainnya? Gila, semuanya hidup. Mereka nggak cuma “berperan,” tapi benar-benar menjadi karakter yang mereka mainkan. Setiap gestur, tatapan, dan intonasi terasa pas banget. Chemistry antar tokohnya juga luar biasa — nggak dipaksakan, nggak berlebihan, tapi intens dan berlapis. Aku suka banget gimana perasaan antar mereka disampaikan bukan lewat kata-kata, tapi lewat tatapan diam yang dalam. Kadang malah satu scene tanpa dialog pun bisa bikin dada sesak.

Yang bikin Story of Kunning Palace beda dari drama kolosal lainnya adalah cara ceritanya menyentuh sisi manusia yang kompleks. Di balik segala kemewahan istana, ada ambisi, penyesalan, cinta, dan kehilangan yang terasa sangat nyata. Drama ini bukan cuma soal kekuasaan atau romansa, tapi juga tentang penebusan dan pilihan. Tentang bagaimana seseorang bisa berubah, tapi tetap dihantui masa lalunya. Dan semuanya dikemas dengan pacing yang pas — nggak buru-buru, tapi juga nggak bertele-tele.

Selain itu, visualnya benar-benar chef’s kiss. Kostum, setting, pencahayaan — semuanya terlihat seperti lukisan yang hidup. Setiap adegan punya warna dan suasana yang berbeda, tapi semuanya tetap konsisten dengan tone dramanya yang elegan dan misterius. Ditambah musik latar yang lembut tapi menusuk hati, bikin suasana makin lengkap.

Dan yang paling penting: ending-nya. Aku jarang banget puas sama ending drama, tapi yang satu ini bener-bener tepat. Bukan sekadar “bahagia” atau “sedih,” tapi selaras. Rasanya semua perjalanan yang panjang itu ditutup dengan cara yang pantas. Nggak berlebihan, tapi tetap meninggalkan kesan dalam yang lama banget hilangnya.

Pokoknya, Story of Kunning Palace bukan cuma drama — ini pengalaman emosional. Drama ini berhasil bikin aku mikir, ngerasa, dan diam lama setelah episode terakhir. Setiap kali aku rewatch, aku tetap ngerasain hal yang sama: kagum, haru, dan sedikit sedih karena nggak bakal ada yang seindah ini lagi. Bener-bener the number one colossal drama ever, dan aku nggak akan bosen bilang kalau drama ini tuh sempurna dari segala sisi.
Was this review helpful to you?