
Menonton film ini berarti mendukung kapitalisme
Tim produksi sama sekali tidak menghargai penulis asli novel dan juga penggemar. Mereka merombak ulang hampir keseluruhan cerita bahkan esensi dari cerita originalnya pun dihapus, plot yang tadinya unik dan tak terduga dibuat menjadi plot yang pasaran dan membosankan.Sudah bisa ditebak bahwa tim produksi memang BELUM mampu menangani proyek sebesar ORV ditambah pengelolaan anggaran yang tidak bijaksana membuat film ini sangat jauh dari ekspektasi, film ini juga seharusnya penuh dengan CGI beranggaran tinggi karena banyak detail yang harus diperhatikan. Namun realita yang terjadi justru sebaliknya, tim produksi lebih memilih untuk menggunakan aktor-aktris terkenal daripada berusaha mencari investor lain guna menambah budget untuk proses pengeditan pasca syuting (ex: CGI) sehingga hasil film yang sudah selesai diedit semakin jauh dari ekspektasi. Tidak berhenti disitu, mereka juga mengubah plot asli hingga tidak bisa lagi dikenali, yang mana membuat penggemar buku kebingungan apakah ini benar-benar adaptasi dari novel yang mereka baca.
Hanya bisa dikatakan bahwa tim produksi sudah mengetahui bahwasanya proyek yang mereka filmkan tidak akan memenuhi ekspetasi penggemar sehingga sengaja menggunakan nama besar dari aktor-aktris terkenal tersebut guna menutupi kerugian yang akan terjadi. Tak tanggung-tanggung sutradara film ini bahkan mengatakan secara gamblang bahwa aktor-aktor dipilih bukan berdasarkan kemampuan mereka melainkan karena popularitas yang mereka bawa kepada tim!
Orang-orang itu sangat licik! Tim produksi menyajikan film dengan asal-asalan karena percaya bahwa seburuk apapun filmnya, pasti akan tetap laris karena dukungan dari para penggemar aktornya. Mereka sama sekali tidak menghargai penggemar manapun baik novel maupun aktor.
Mereka benar-benar kapitalis sejati🙂! Jadi siapapun yang menonton dan merekomendasikan film ini sama saja dengan mendukung dan mempromosikan praktik kapitalisme!!
Was this review helpful to you?