This review may contain spoilers
Harapan.
Inti cerita dari drama ini sederhana: kebaikan yang satu menginspirasi kebaikan lainnya. Inti dari nilai moral yang mau disampaikan juga sederhana: harapan.
Tapi situasi saat ini menjadikan drama ini nggak lagi sederhana. Banyak manusia betul-betul kehilangan moralnya, yang paling dasar sekalipun. Sekolah, tempat seharusnya seseorang belajar bermimpi, sekarang, berubah menjadi kebalikannya. Pelakunya bisa guru, sistem, sekolah, orang tua, atau bahkan diri kita sendiri.
Tapi moral paling sederhana yang berubah menjadi moral luar biasa dari drama ini adalah: jangan putus harapan. Dunia mungkin akan kacau, mungkin akan semakin sedikit manusia bermoral dan bisa dipercaya, tapi jangan putus harapan. Harapan yang satu akan menginspirasi harapan lainnya, sehingga harapan itu begitu besar dan mampu menuntut sendiri perkabulannya.
"Jika tidak bisa menjadi orang baik, jangan menjadi orang jahat."
"Orang dewasa harus bersikap layaknya orang dewasa."
"Kesempatan bukan diberikan. Kesempatan akan datang jika kamu menginginkannya."
"Ada orang dewasa yang baik."
"Mintalah pertolongan. Pertolongan akan datang jika kau meminta tolong."
"Jika rasa sakit terus disembunyikan, tidak akan ada yang tau bahwa pertolongan sedang dibutuhkan."
"Jika orang dewasa mulai takut pada anak-anak, maka hancurlah dunia."
Terakhir, Hwajin sebenernya bisa aja jadi karakter yang terlampau sempurna: pahlawan yang diatur hanya bisa berbuat baik. Tapi mereka menciptakan tragedi Ga Yun, dan memicu penampakkan cela Hwajin dan ceritanya jadi masuk akal. Menurutku ini formula yang pas. Juga jangan lupa moral ini: Manusia itu tidak sempurna. Motif boleh apa saja, tapi aksinya harus berupa kebaikan.
Tapi situasi saat ini menjadikan drama ini nggak lagi sederhana. Banyak manusia betul-betul kehilangan moralnya, yang paling dasar sekalipun. Sekolah, tempat seharusnya seseorang belajar bermimpi, sekarang, berubah menjadi kebalikannya. Pelakunya bisa guru, sistem, sekolah, orang tua, atau bahkan diri kita sendiri.
Tapi moral paling sederhana yang berubah menjadi moral luar biasa dari drama ini adalah: jangan putus harapan. Dunia mungkin akan kacau, mungkin akan semakin sedikit manusia bermoral dan bisa dipercaya, tapi jangan putus harapan. Harapan yang satu akan menginspirasi harapan lainnya, sehingga harapan itu begitu besar dan mampu menuntut sendiri perkabulannya.
"Jika tidak bisa menjadi orang baik, jangan menjadi orang jahat."
"Orang dewasa harus bersikap layaknya orang dewasa."
"Kesempatan bukan diberikan. Kesempatan akan datang jika kamu menginginkannya."
"Ada orang dewasa yang baik."
"Mintalah pertolongan. Pertolongan akan datang jika kau meminta tolong."
"Jika rasa sakit terus disembunyikan, tidak akan ada yang tau bahwa pertolongan sedang dibutuhkan."
"Jika orang dewasa mulai takut pada anak-anak, maka hancurlah dunia."
Terakhir, Hwajin sebenernya bisa aja jadi karakter yang terlampau sempurna: pahlawan yang diatur hanya bisa berbuat baik. Tapi mereka menciptakan tragedi Ga Yun, dan memicu penampakkan cela Hwajin dan ceritanya jadi masuk akal. Menurutku ini formula yang pas. Juga jangan lupa moral ini: Manusia itu tidak sempurna. Motif boleh apa saja, tapi aksinya harus berupa kebaikan.
Was this review helpful to you?

