Quantcast

Details

  • Last Online: 9 hours ago
  • Gender: Female
  • Location: Indonesia
  • Contribution Points: 0 LV0
  • Roles:
  • Join Date: March 13, 2026
Completed
Can This Love Be Translated?
0 people found this review helpful
by rin
Mar 20, 2026
12 of 12 episodes seen
Completed 0
Overall 8.5
Story 8.5
Acting/Cast 9.5
Music 10
Rewatch Value 7.5

Karakter tidak imbang porsinya

Gue bener-bener tenggelam di waktu eps pertama series ini gue tonton (ini review no rewacth, jadi sesuai dengan apa yang gue rasain di first time gue nonton series ini) Selama menonton ini, beneran dibuat terperangah dengan kemampuan berbahasa Kim Seonho sebagai Ju Hojin yang

faseh banget bahasa asing lain. Bagaimana penulis membuat pertemuan pertama sebagai sepenuhnya orang asing, yang akhirnya saling terlibat sebelum pada akhirnya mereka saling jatuh cinta.

Hojin mungkin pria yang beneran caring, peduli tapi lamanya dia memahami Cha Muhee sempet bikin aku pribadi o getan dan jengkel saat menontonnya Padahal C Muhee udah seugal-ugalan itu ngejar dia loh. Pas Muhee mundur, ehhhh dia malah ikutan mundur. Huftttt.
Tapi cara penulis mengembangkan bagaimana Hojin sebenarnya jatuh hatinya lebih dulu dan lebih dalam bahkan sebelum dia sadar, membuat drama ini berbeda dari cerita drama kebanyakan. Dia tidak banyak bereaksi diawal cerita, tapi bisa dipastikan hatinya sudah jatuh untuk Muhee setelah mereka bertemu kembali dari kejadian-kejadian lain pasca Muhee dicintai dunia, hanya Hojin lah yang melihat sisi Muhee yang tidak akan bisa dilihat oleh orang lain.

Namun, semakin banyak Hojin melihat dan tahu, Muhee semakin takut dan ingin melarikan diri. Hanya saja, perasaannya untuk Hojin juga semakin dalam. Jadi, bahasa yang Muhee gunakan pada Hojin pun semakin sulit dan rumit untuk dipahami oleh Hojin. Hojin m kin terkesan menyebalkan, namun caranya memberi Muhee ruang dan membiarkan dia untuk menata pikirannya juga.

Hojin tidak pernah memakai bahasanya, terutama bahasa cintanya. Dia lebih suka jika dia kehilangan sebelum orang lain tahu perasaannya. Jadi, dia kehilangan cinta pertamanya. Ketika itu datang ke Muhee, Hojin lagi-lagi melakukan hal yang sama. Tindakan defensifnya juga disebabkan bagaimana kacaunya latar masa lalu Hojin dengan hubungan orangtuanya yang sulit dipahami.

Jadi, ketika Muhee mendorongnya untuk menjauh. Hojin merasa itu hal yang benar untuk dilakukan, meskipun hati Hojin sepenuhnya sudah untuk Muhee. Tapi dia tidak mau

kalau dirinya tidak diinginkan. Jadi, ketika Muhee melangkah mundur, Hojin memakai bahasa cintanya dengan buruk dan menjauh dari Muhee. Berakhir menyakiti keduanya.

Penulis menggambarkan dua sosok yang trauma ketika jatuh cinta selalu diawali untuk menyakiti satu sama lain, sebelum akhirnya mereka akhirnya mau untuk belajar bahasa cinta mereka masing-masing agar hubungan mereka bekerja.

Hojin mempelajari Muhee dengan bahasanya yang sulit. Muhee belajar untuk sabar menunggu dan melepaskan beban masa lalunya, agar dia bisa bahagia bersama Hojin. Hojin juga berusaha untuk menghapus pikiran buruk Muhee bahwa dia adalah gadis yang tidak layak untuk dicintai.

Sinergi Kim Seonho dan Go Younjung harus diberi nilai 1000 dari 100. Walaupun, rasanya sebagai fans Kim Seonho agak sayang kalau Joo Hojin eksplor karakternya kurang karena lebih fokus ke karakter Cha Muhee.

Sinematografi cantik (BANGET)
AKTINGNYA GAUSAH DITANYA. GO younjung rilll banget makin gacor aktingnya! Cuma, agensinya kurang support reputasi dia aja. Seonho, mau sungkem kok lu bisa si geneng air mata di pelupuk mata ga sampe jatoh. bikin nyesek nontonnya!

Shota ku selalu bikin applause tiap di karyanya! I love him! Makasih udah mengenalkan jejepangan kepadaku. Semoga kalian bisa ketemu lagi di works lain! Aku tunggu~

Read More

Was this review helpful to you?
Completed
Boyfriend on Demand
0 people found this review helpful
by rin
Mar 20, 2026
10 of 10 episodes seen
Completed 0
Overall 9.0
Story 9.0
Acting/Cast 8.0
Music 9.0
Rewatch Value 8.5

Boyfriend On Demand

Sebagai fans Jisoo saya sempat khawatir tentang aktingnya yg terus mendapatkan kritikan buruk, jadi saya menontonnya meskipun secara garis besar cerita bukan selera saya. Mengejutkan, plotnya lebih menarik dari yang saya kira. Chemistry Jisoo juga terbangun dengan baik, sebagaimana saat dulu di Snowdrop. Jisoo memang perlu banyak belajar dalam aktingnya, tapi untuk di sini tidak ada yang salah dari aktingnya. Saya dapat menontonnya hingga selesai dengan baik. Penutupan series di eps terakhir juga jelas dan menyenangkan. Senang rasanya Jisoo bisa mendapatkan banyak pengalaman dengan aktor keren. Aku juga penggemar Seo Inguk, jadi aku menantikan mereka bekerja sama lagi di masa depan! Aku harap Jisoo bisa mencoba beragam genre di masa depan. Sesuatu yang bukan komedi.

Read More

Was this review helpful to you?