Variety show yang ga cuma memuaskan rasa laparmu, tapi juga menghangatkan hatimu
Bonjour Bakery adalah sebuah show dengan konsep dimana mereka membuka sebuah kafe roti yang berkebalikan dengan kebanyakan kafe di Korea pada umumnya, mereka justru mewajibkan para pengunjungnya berusia 65 tahun ke atas. Sebuah konsep yang sangat 'fresh', dan tentunya menjadi wadah baru bagi para lansia khususnya bagi penduduk lokal.Pengalamanku selama menonton:
Berawal dari rekomendasi teman, yang dimulai dari tontonan ringan berujung menjadi tontonan yang sangat menghangatkan hati. Aku suka sekali melihat bagaimana para host berusaha memfasilitasi para pengunjung yg notabene sudah lansia dengan sangat baik. Interaksi mereka dengan pelanggan, dan banyak kebaikan kecil yg dilakukan. Bahkan antar host juga berusaha saling membantu, walaupun ada banyak rintangan baik sebagai tim bagian aula maupun bagian dapur.
Plus, kalau bagian tim dapur sedang 'memasak'. Semua pastry-nya sangat bikin ngiler, rasanya kayak auto pengen terbang ke tkp buat cicipin semua dessert-nya langsung :D
Yang aku suka dari show ini:
Aku suka konsepnya. Di saat kebanyakan cafe justru melarang lansia masuk, Bonjour Bakery justru membuka lebar dan memberi fasilitas terbaiknya untuk para lansia ini. Nyatanya, meski sudah berusia lanjut, mereka juga manusia, mereka juga mau healing-healing kecil sambil nongki bersama keluarga, teman, sahabat. Makan makanan yg enak dan minum secangkir teh atau kopi hangat, sembari mengobrol. Atau mungkin sekedar menghabiskan waktu sendiri, menikmati sedikit lagi sepotong kecil kehangatan lewat kue dan teh yang mereka minum, di sela umur yang gatau berapa lama lagi masih mereka miliki di dunia ini.
Banyak banget hal yang bisa dipelajari, saling menghargai, toleransi, kerja sama. Bahkan gimana kebaikan-kebaikan kecil yg kamu lakukan itu bisa sangat berdampak besar bagi seseorang. Semuanya pekerja keras, tim aula depan dari Kim Seonho yang sangat ekstrovert, baik dan mengayomi semua pelanggannya. Kim Hee Ae si manajer yang walaupun sangat hati-hati dan pemalu, tapi selalu berusaha memberikan yang terbaik. Semua part-timer dari Dino, Joobin, dan Seongwu. Juga tim dapur Cha Seung Won dan Lee Ki Taek. Walaupun ada aja dinamika diantara kepala chef dan asistennya ini, tapi bisa dilihat kalau keduanya selalu berusaha memberikan yang terbaik. Cha Seung Won memang kadang kelihatan tengil, suka marah-marah, tapi aku yakin semata karena dia ingin Ki Taek jadi lebih baik. Begitu juga sebaliknya, dibalik Ki Taek yang selalu terlihat ragu-ragu, dia selalu berusaha dan belajar lebih giat lagi. Aslinya hatinya sangat lembut. Cha Seung Won dengan berbagai menu makan siang yang terlihat menggiurkan, dan Ki Taek dengan menu sarapan smoothie blueberry dan telur rebus andalannya. Lucu :D
Yang aku tidak suka dari show ini:
Jujur engga ada, semuanya terlihat menarik. Aku cuma berharap bisa ada momen yang memfasilitasi supaya ada interaksi yang lebih dalam antar anggota tim. Selain screentime, juga bisa untuk mempererat hubungan dan meningkatkan kekompakan dalam tim. Sedikit notes juga, karena premis show ini sangat simpel, mungkin show ini akan terasa sangat lamban untuk beberapa orang. Tapi untukku personal aku sangat menikmatinya, kembali lagi ke preferensi masing-masing ^^
Wajib nonton kalau kamu:
Penikmat show yang bikin hatimu adem dan tenang, sesuatu yang pelan tapi menghangatkan. Slice of life. Suka dessert! (karena semua kuenya cantik-cantik banget disini) Coffee lovers. Anything about life, families, friends. Little moments to cherish. Values about old life and ages.
This was definitely a worth one to watch :)
Was this review helpful to you?
