This review may contain spoilers
Kita punya kisah cinta SEGI EMPAT sebelum 'Secret Relationship' dan 'Peach Trap'
Got my lazy ass to write this karena pas banget nemu analogi yang cocok untuk menggambarkan serial ini. Dan untuk hari-ke... hmm kesekian aku sedang mencoba membangkitkan kebiasaan mengulas drama setelah selesai ditonton.
Akhirnya diriku selesai nonton series ini setelah merasa ragu-ragu apakah ini layak ditonton atau nggak 😭, udah sejak 2024 aku ragu mau nonton ini. Dari dulu udah nonton episode 1 tapi maju mundur antara mau lanjut nonton apa nggak hhh. Tapi berhubung beberapa hari yang lalu Pride Month resmi berakhir, dan aku belum kunjung dapat boyfriend :(. Disuatu malam yang dingin (beneran dingin loh! nyentuh 19°C di tempat gwejh, bweuhh menggigil cok), nah pas gw lagi bikin & ngebayangin fake scenario di otak, tiba-tiba kepikiran ada satu BL character di drama BL yang bener-bener tipe gwehh banget. Literal "daddyhh" vibes. Yap! Choi Jun (diperankan oleh Ki Hyunwoo). Langsung deh buruan buka GagaOOlala, eh malah nemu info kalo drama ini bakalan menghilang dari GagaOOlala (habis masa kontrak tayang kali ya), yahh sedih. Tapi mumpung masih ada jd buruan nonton ga sihh?
Gw paham kenapa banyak orang ngereview series ini dengan hasil yang jelek, bahkan ada tuh reviewer asal indo yang ngecompare ama "series sebelah" katanya😭 series sebelah tuh series ape tong? mau nanya eh akunnya udah keburu nonaktif tuh😭. Kita ulik dulu kenapa ini bisa dicap jelek sama orang-orang.
1. Story-nya kurang.. ntah kurang greget atau kurang ngepas sama runtime yang cuma 8 episode itu. Ini gw setuju sih tapi ada value lain yang nolong/menambal story yang gak lengkap ini. Yang mana, justru "value lain" itu jadi poin plus buat gw.
2. hmm apa ya? kalo dari gw pribadi sih, intro nya jelekkk. Padahal dia punya OST bagus banget enak didenger eh malah ditaroh di akhiran/outro :'''')
3. Intro yang cenderung nge-spill isi-isi adegan didalam series. Sumpah ini penyakit klasik sih, udah tau series cuma 8 episode trus per episode nya ngga sampe sejam eh malah ngespill adegan.. mana adegan GACOR di episode 3 kena spill juga tuh. siapa sih editornya?? ngajak gelud.
4. Beberapa adegan yang ngga nyambung sama adegan berikutnya, tiba-tiba kena potong aja gitu nge-expect kita bakalan ngemaklumin gitu? ya sebenarnya ga papa sih ganti adegan yang sama sekali ga ada hubungannya tapi at least buatlah transisi perpindahan adegan yang smooth gitu loh.
5. Lumayan banyak plot hole(?) menurut gw ini sih kacau ya.
hmm kalo dari gw sih, 5 poin diatas itu poin "Kacau" nya series ini. Eh tapi tapi tapi, selain daripada itu semua, gw sangat menyukai value lain yang secara tidak langsung ditawarkan oleh series ini (terkhususnya buat para Jones, para lonely, para pejuang dalam hidup tanpa support system, pasti mimpi basah pengen jadi Lee Jun).
Honorable mention = 🎶 Lucky to be Loved 🎶, sebuah lagu yang dirilis oleh Boygroup korea selatan, TWS (투어스).
*Verse 1*
🎶거울 앞에 비친 나의 모습
어딘가 좀 달라 보여, now, now, now
그게 왠지 두렵지는 않아
넌 날 다시 시작하게 하니까 🎶
terjemahan: Melihat pantulan diriku di cermin, kok rasanya ada yang beda ya ? (now, now now).
Tapi entah kenapa aku tak merasa takut
Karena kamu bikin aku merasa hidup lagi, memberikan ku kesempatan lagi.
*Pre-Chorus*
🎶여전히 서투르고 다 알지는 못해도
언제나 내 곁엔 네가 있어서 🎶
terjemahan: Walau terkadang aku masih ceroboh dan canggung, dan tak mengerti apapun.
Tapi kamu selalu ada di sampingku.
*Pre-Chorus*
🎶When I'm with you, I'm at home, 나다울 수 있는 걸
I know, I know 🎶
terjemahan "나다울 수 있는 걸" = bisa menjadi diri sendiri
*Chorus*
🎶I'm lucky to be loved by you (Be loved by)
Lucky to be loved by you (Be loved by)
Lucky to be loved by you
알잖아, feels like I'm up on the moon (Be loved by)
Lucky to be loved by you 🎶
*Post-Chorus*
🎶아직 모를 내일이 이젠 불안하지 않아
Lucky to be loved by you
너만 있어 준다면 더는 겁날 게 없어 난
Lucky to be loved by you🎶
terjemahan: Tidak tahu apa yang akan terjadi besok tak lagi membuatku cemas
Beruntung bisa dicintai olehmu
Selama kau bersamaku, tak ada yang perlu ditakuti
Beruntung bisa dicintai olehmu
Menurutku, ke-5 dasar lirik dari lagu ini udah cocok menggambarkan kehidupan Lee Jun, yang dikelilingi oleh 3 pilar pelindung dirinya (Choi Jun, Song Hyunjae, & simeon). Dari yang awalnya ia hanyalah seorang underground idol (idol kurang terkenal/idol dari agensi nugu), bagaimana pada akhirnya Lee Jun bisa beradaptasi di lingkungan korporat yang sangat rentan reputasinya tercoreng (biasanya ulah rekan kerja yang iri).
1. Sebuah "Changing Mirror"
Dalam lagu "Lucky to be Loved", TWS bernyanyi tentang mereka yang menatap cermin dan melihat bayangan yang kini tampak berbeda. Bagi Lee Jun, ini adalah metafora visual dan emosional yang sangat mendalam. Dirinya harus sepenuhnya melepaskan identitasnya sebagai idol underground, dari yang semula menatap lampu-lampu yang berkedip, kostum panggung, variety show, serta mimpi yang tak sepenuhnya terwujud, semuaa itu harus ditukar dengan dunia korporat yang kaku, lembar Excel & PPT, dan intrik kantor (ada tuh rekan kerjanya yang iri dengki sama Lee Jun, yang pada akhirnya si rekan kerja tersebut gagal/tidak lolos masa probation 3 bulan. haha mampus ga lu?) . Nah gw bisa bilang, “Perubahan lanskap masa dewasa” semacam itu, terasa menakutkan karena Lee Jun atau kita semua pasti merasa seperti kehilangan jati diri. Namun, seperti yang tersirat di lagu-nya TWS, bayangan yang berubah itu tidak menakutkan jika ada orang-orang yang tepat yang memandangmu dengan penuh kasih.
Nah, menurutku, metafora "Changing Mirror" ini sepenuhnya didapati oleh Lee Jun, paling utamanya yaitu berkat Song Hyunjae. Kenapa Hyunjae?. Hyunjae lah yang senantiasa menemani Lee Jun dalam masa tersulit-nya (seperti pas Lee Jun terpaksa harus mundur dari idol, kayaknya gegara rumor miring ya? CMIIW), Hyunjae rela meninggalkan posisi dia sebagai manajer pribadi-nya Simeon, demi melindungi Lee Jun yang pada saat itu tentunya sedang kehilangan arah.
Nggak berhenti disitu aja, pas akhirnya Hyunjae berhasil menjadi orang yang merekomendasikan Lee Jun ke HRD, Lee Jun akhirnya diterima kerja lagi. Tapi gak langsung se-instan itu dong kesenangannya. Banyak sekali pihak yang ingin menjatuhkan Lee Jun di kantor barunya itu. Yang paling membekas bagi gw, pas Hyunjae lagi menguping pembicaraan/gosip jahat yang dilontarkan oleh 3 intern lain (well, technically, si Mi-Young alias intern cewek, dia sering positive thinking dan membantah gosip-an nya si Yeong seok, tapi tetep aja dia masih sering nimbrung gosip! huh). Hyunjae nggak secara langsung "kasih paham" ke mereka-mereka yang gosip, tapi Hyunjae paham betul kalo situasi Lee Jun yang sedang diambang popularitas (karena lagi OP, lagi gacor-gacornya, dia berhasil mujuk Simeon supaya mau jadi model ambassador produk hair perfume terbaru, dan juga karena faktor lain) itu justru bak pensil tumpul yang sedang diraut/dipoles yang perlahan menjadi tajam, dan ketika udah tajam, bisa sewaktu-waktu melukai Lee Jun. Maka disini Hyunjae ngasih tahu Simeon buat jangan terlalu terlihat menonjol, karena Lee Jun bisa-bisa terluka karenamu (basically gitu lah intinya, gw parafrase-in).
Nah, honorable mention, si Choi Jun juga secara nggak langsung, cocok jadi sosok "Changing Mirror" nya Lee Jun. Dia kenal Lee Jun sejak kecil tapi terpisah lama karena dia merantau ke U.S. Nah, dimasa-masa "terpisah" nya itu, Choi Jun senantiasa memantau kabar terbarunya Lee Jun, terutama pas tau kalau Lee Jun jadi idol. Beuhh bucin parah tuh doi nontonin klip nya Lee Jun. Nah ketika Lee Jun mulai bekerja di satu company yang sama dengan Choi Jun, dia berusaha sebisa mungkin 'tuk dekat dengan Lee Jun, untuk "melanggar" batas profesionalisme yang seharusnya dipatuhi antara atasan dan bawahan, secara tak langsung agar bisa jadi "shield" bagi Lee Jun selain untuk tujuan utamanya buat jadi AYANG BEBEB-nya Lee Jun yaaww.
2. "Safety Net" Rookie dunia korporat
Lirik lagu TWS yang bunyinya, “Aku masih canggung dan belum tahu segalanya, tapi kamu selalu ada di sisiku,” perfectly menggambarkan minggu-minggu pertama Lee Jun yang kacau di kantor. Dia itu masih anak magang, murni dengan skill yang baru ia pelajari setelah bertahun-tahun menghabiskan waktunya untuk menjadi Trainee sebelum jadi idol (Trainee itu lama2 bgt lohh, masa latihannya. bisa sampe 10 tahun kayak Jihyo TWICE). Dia membuat kesalahan, kewalahan oleh labirin korporat (atasan yang nyuruh dia lakuin task-task lain padahal task-nya dia belum kelar, tapi dia gabisa nolak), dan merasa tidak mampu/"kewalahan" mengatasinya. Di dunia korporat yang kejam, anak magang yang canggung biasanya akan terinjak-injak. Namun, Lee Jun “beruntung dicintai”/Lucky to be Loved. Dia punya perisai manusia yang berupa tiga pria tampan dan berkuasa yang melindungi ketenangannya sementara dia belajar berdiri dengan kakinya sendiri (well, Simeon sih honorable mention ya, tapi dia juga berjasa banget lohh).
#1 Choi Jun, the Ultimate Romantic Anchor,
Dia ini nomor satu safety net-nya Lee Jun, dan jujur, dia berhak dapet apresiasi yang jauh lebih besar sebagai main lead! Cocok banget sama lirik lagu yang berbunyi, "when im with you im at home, bisa menjadi diri sendiri".
Sebagai teman masa kecil yang tiba-tiba muncul lagi di hidup Lee Jun sebagai Head Office Manager, (alias bos besarnya), Choi Jun adalah definisi nyata dari power privilege yang digunakan untuk jalan kebaikan. Disaat Lee Jun jadi anak magang yang kewalahan dan dijadikan "sapi perah" oleh atasan lain yang hobi nitip tugas (padahal tugas Lee Jun sendiri belum kelar), Choi Jun hadir sebagai tameng kekuasaan. Dia gak ragu pakai otoritasnya buat menegur orang-orang yang memanfaatkan kepolosan Lee Jun. Di dunia korporat yang kejam, punya bos besar yang siap pasang badan itu adalah sebuah kemewahan.
Namun, yang bikin Choi Jun dapet nilai plus-plus bukan cuma jabatan menterengnya, melainkan jaminan emosional tanpa syarat yang dia kasih. Lee Jun itu vulnerable banget; dia baru aja mengalami masa transisi yang berat setelah gagal debut jadi idol (setelah bertahun-tahun trainee yang melelahkan) dan terpaksa merangkak dari nol di lingkungan yang asing. Choi Jun paham betul rasa rapuh itu. Makanya, dia gak cuma jadi "Bos" di kantor, tapi juga jadi "rumah" tempat Lee Jun bisa melepas topeng formalitasnya. Di depan Choi Jun, Lee Jun gak perlu pura-pura kuat atau serba tahu. Dia boleh jadi dirinya sendiri yang canggung tanpa takut dihakimi atau dipecat.
Gak cuma pasif nunggu, Choi Jun ini tipe lover yang agresif dan protektif. Cara dia menandai wilayahnya di depan saingan—terutama interaksinya yang penuh ketegangan dengan Hyunjae—menunjukkan kalau dia bukan sekadar jaring pengaman yang statis. Dia adalah jangkar yang aktif menarik Lee Jun keluar dari badai rasa minder, membuat hari-hari magang Lee Jun yang abu-abu jadi jauh lebih berwarna, aman, dan penuh kepastian.
#2 Song Hyunjae, Office "Guider"
Dia ni paling nyesek sih, karena ternyata dia ada unrequited love ke Lee Jun. Disalah satu episode yang adegan Choi Jun menginterogasi Hyunjae tentang sejak kapan dia mulai suka Lee Jun, Hyunjae jawab "4 tahun... eh atau mungkin 5 tahun". 5 tahun yang berat bagi dirinya, karena disatu sisi, dia mulai suka sama Lee Jun itu ketika Lee Jun masih menjadi idol, yang mana tentunya idol tidak diperkenankan punya pacar ya. Nah lama kelamaan, setelah mejadi manajernya Lee Jun, hubungan antara dirinya dan Lee Jun meningkat jadi teman level 2, alias (kalau dalam POV Lee Jun) Hyunjae ini sunbaenim atau senior yang sangat dihormati oleh Lee Jun, dan keduanya sering membantu satu sama lain dengan syarat harus dibalas dengan kebaikan dilain kesempatan. Contohnya pas Lee Jun ngasih lap tangan baru untuk Hyunjae karena dia merasa tersentuh, karena lap tangan yang udah dia kasih ke Hyunjae bertahuntahun sebelumnya, ternyata masih disimpan dengan baik oleh Hyunjae.
#3 Simeon, menjembatani antara masa lalu dan masa kini
Sebagai sunbaenim yang udah dihormati oleh Lee Jun, Simeon yang secara tidak langsung merupakan jembatan antara masa lalu dan masa kini-nya Lee Jun, dia yang memastikan kalau Lee Jun tidak lupa sama roots nya Lee Jun yang dulunya adalah seorang idol, sekaligus dia menyemangati Lee Jun di workplace baru nya. Dia menyetujui perjanjian TTD Model-Company demi Lee Jun, yahh meskipun sebenernya kurang jelas sih, dia tuh suka sama Lee Jun atau Hyunjae sebenarnya? I feel like he was somehow in love with Hyunjae (makanya marah besar pas tahu kalau Hyunjae bakal berhenti jadi Manajer) tapi at the same time dia jealous sama bagaimana Hyunjae memperlakukan Lee Jun, bak langit dan bumi kalau dibandingkan sama how Hyunjae treats him (kalau POV nya Simeon begini ya). Padahal kalau menurut Hyunjae, Hyunjae selalu bangga dan percaya kalau semua yang Simeon kerjakan pasti berjayee (kalau kata upin ipin).
Intinya, aku suka banget sama universe cerita drama ini, kalau bisa mah aku bakal bikin fanfiction khusus universe drama ini sampe Lee Jun & Choi Jun akhirnya nikah, adopsi anak, dll. Sumpah gwejh suka bgt ama ceritanya yang asoy digeboy banget cocok sama gwejh yang jomblo seumur hidup karena takut sama society indo yang suka ngejudge pasangan sesama lelaki. Kadang, gw lelah harus pura-pura senang sama keadaan jadinya gw study hard biar bisa pindah negara, tapi berhubung situasi negara lagi taii banget, negara kacau yang isinya cuma menguntungkan buat penjilat rezim, gw jadi overwhelmed dan somehow capek kalau study hard melulu. Dunia geopolitik lagi kacau juga, banyak negara lagi musim tuh gerakan anti-imigran. Jepang salah satunya (gegara takaichi tulul), padahal gw pgn tinggal di Jepang. Yah intinya im at my lowest point of my life dan cerita drama yang lucu-lucu gini yang bikin gw bertahan dan belum bundir (amit amit semoga nggak bundir deh).
Love, peace, hug, and kiss
Akhirnya diriku selesai nonton series ini setelah merasa ragu-ragu apakah ini layak ditonton atau nggak 😭, udah sejak 2024 aku ragu mau nonton ini. Dari dulu udah nonton episode 1 tapi maju mundur antara mau lanjut nonton apa nggak hhh. Tapi berhubung beberapa hari yang lalu Pride Month resmi berakhir, dan aku belum kunjung dapat boyfriend :(. Disuatu malam yang dingin (beneran dingin loh! nyentuh 19°C di tempat gwejh, bweuhh menggigil cok), nah pas gw lagi bikin & ngebayangin fake scenario di otak, tiba-tiba kepikiran ada satu BL character di drama BL yang bener-bener tipe gwehh banget. Literal "daddyhh" vibes. Yap! Choi Jun (diperankan oleh Ki Hyunwoo). Langsung deh buruan buka GagaOOlala, eh malah nemu info kalo drama ini bakalan menghilang dari GagaOOlala (habis masa kontrak tayang kali ya), yahh sedih. Tapi mumpung masih ada jd buruan nonton ga sihh?
Gw paham kenapa banyak orang ngereview series ini dengan hasil yang jelek, bahkan ada tuh reviewer asal indo yang ngecompare ama "series sebelah" katanya😭 series sebelah tuh series ape tong? mau nanya eh akunnya udah keburu nonaktif tuh😭. Kita ulik dulu kenapa ini bisa dicap jelek sama orang-orang.
1. Story-nya kurang.. ntah kurang greget atau kurang ngepas sama runtime yang cuma 8 episode itu. Ini gw setuju sih tapi ada value lain yang nolong/menambal story yang gak lengkap ini. Yang mana, justru "value lain" itu jadi poin plus buat gw.
2. hmm apa ya? kalo dari gw pribadi sih, intro nya jelekkk. Padahal dia punya OST bagus banget enak didenger eh malah ditaroh di akhiran/outro :'''')
3. Intro yang cenderung nge-spill isi-isi adegan didalam series. Sumpah ini penyakit klasik sih, udah tau series cuma 8 episode trus per episode nya ngga sampe sejam eh malah ngespill adegan.. mana adegan GACOR di episode 3 kena spill juga tuh. siapa sih editornya?? ngajak gelud.
4. Beberapa adegan yang ngga nyambung sama adegan berikutnya, tiba-tiba kena potong aja gitu nge-expect kita bakalan ngemaklumin gitu? ya sebenarnya ga papa sih ganti adegan yang sama sekali ga ada hubungannya tapi at least buatlah transisi perpindahan adegan yang smooth gitu loh.
5. Lumayan banyak plot hole(?) menurut gw ini sih kacau ya.
hmm kalo dari gw sih, 5 poin diatas itu poin "Kacau" nya series ini. Eh tapi tapi tapi, selain daripada itu semua, gw sangat menyukai value lain yang secara tidak langsung ditawarkan oleh series ini (terkhususnya buat para Jones, para lonely, para pejuang dalam hidup tanpa support system, pasti mimpi basah pengen jadi Lee Jun).
Honorable mention = 🎶 Lucky to be Loved 🎶, sebuah lagu yang dirilis oleh Boygroup korea selatan, TWS (투어스).
*Verse 1*
🎶거울 앞에 비친 나의 모습
어딘가 좀 달라 보여, now, now, now
그게 왠지 두렵지는 않아
넌 날 다시 시작하게 하니까 🎶
terjemahan: Melihat pantulan diriku di cermin, kok rasanya ada yang beda ya ? (now, now now).
Tapi entah kenapa aku tak merasa takut
Karena kamu bikin aku merasa hidup lagi, memberikan ku kesempatan lagi.
*Pre-Chorus*
🎶여전히 서투르고 다 알지는 못해도
언제나 내 곁엔 네가 있어서 🎶
terjemahan: Walau terkadang aku masih ceroboh dan canggung, dan tak mengerti apapun.
Tapi kamu selalu ada di sampingku.
*Pre-Chorus*
🎶When I'm with you, I'm at home, 나다울 수 있는 걸
I know, I know 🎶
terjemahan "나다울 수 있는 걸" = bisa menjadi diri sendiri
*Chorus*
🎶I'm lucky to be loved by you (Be loved by)
Lucky to be loved by you (Be loved by)
Lucky to be loved by you
알잖아, feels like I'm up on the moon (Be loved by)
Lucky to be loved by you 🎶
*Post-Chorus*
🎶아직 모를 내일이 이젠 불안하지 않아
Lucky to be loved by you
너만 있어 준다면 더는 겁날 게 없어 난
Lucky to be loved by you🎶
terjemahan: Tidak tahu apa yang akan terjadi besok tak lagi membuatku cemas
Beruntung bisa dicintai olehmu
Selama kau bersamaku, tak ada yang perlu ditakuti
Beruntung bisa dicintai olehmu
Menurutku, ke-5 dasar lirik dari lagu ini udah cocok menggambarkan kehidupan Lee Jun, yang dikelilingi oleh 3 pilar pelindung dirinya (Choi Jun, Song Hyunjae, & simeon). Dari yang awalnya ia hanyalah seorang underground idol (idol kurang terkenal/idol dari agensi nugu), bagaimana pada akhirnya Lee Jun bisa beradaptasi di lingkungan korporat yang sangat rentan reputasinya tercoreng (biasanya ulah rekan kerja yang iri).
1. Sebuah "Changing Mirror"
Dalam lagu "Lucky to be Loved", TWS bernyanyi tentang mereka yang menatap cermin dan melihat bayangan yang kini tampak berbeda. Bagi Lee Jun, ini adalah metafora visual dan emosional yang sangat mendalam. Dirinya harus sepenuhnya melepaskan identitasnya sebagai idol underground, dari yang semula menatap lampu-lampu yang berkedip, kostum panggung, variety show, serta mimpi yang tak sepenuhnya terwujud, semuaa itu harus ditukar dengan dunia korporat yang kaku, lembar Excel & PPT, dan intrik kantor (ada tuh rekan kerjanya yang iri dengki sama Lee Jun, yang pada akhirnya si rekan kerja tersebut gagal/tidak lolos masa probation 3 bulan. haha mampus ga lu?) . Nah gw bisa bilang, “Perubahan lanskap masa dewasa” semacam itu, terasa menakutkan karena Lee Jun atau kita semua pasti merasa seperti kehilangan jati diri. Namun, seperti yang tersirat di lagu-nya TWS, bayangan yang berubah itu tidak menakutkan jika ada orang-orang yang tepat yang memandangmu dengan penuh kasih.
Nah, menurutku, metafora "Changing Mirror" ini sepenuhnya didapati oleh Lee Jun, paling utamanya yaitu berkat Song Hyunjae. Kenapa Hyunjae?. Hyunjae lah yang senantiasa menemani Lee Jun dalam masa tersulit-nya (seperti pas Lee Jun terpaksa harus mundur dari idol, kayaknya gegara rumor miring ya? CMIIW), Hyunjae rela meninggalkan posisi dia sebagai manajer pribadi-nya Simeon, demi melindungi Lee Jun yang pada saat itu tentunya sedang kehilangan arah.
Nggak berhenti disitu aja, pas akhirnya Hyunjae berhasil menjadi orang yang merekomendasikan Lee Jun ke HRD, Lee Jun akhirnya diterima kerja lagi. Tapi gak langsung se-instan itu dong kesenangannya. Banyak sekali pihak yang ingin menjatuhkan Lee Jun di kantor barunya itu. Yang paling membekas bagi gw, pas Hyunjae lagi menguping pembicaraan/gosip jahat yang dilontarkan oleh 3 intern lain (well, technically, si Mi-Young alias intern cewek, dia sering positive thinking dan membantah gosip-an nya si Yeong seok, tapi tetep aja dia masih sering nimbrung gosip! huh). Hyunjae nggak secara langsung "kasih paham" ke mereka-mereka yang gosip, tapi Hyunjae paham betul kalo situasi Lee Jun yang sedang diambang popularitas (karena lagi OP, lagi gacor-gacornya, dia berhasil mujuk Simeon supaya mau jadi model ambassador produk hair perfume terbaru, dan juga karena faktor lain) itu justru bak pensil tumpul yang sedang diraut/dipoles yang perlahan menjadi tajam, dan ketika udah tajam, bisa sewaktu-waktu melukai Lee Jun. Maka disini Hyunjae ngasih tahu Simeon buat jangan terlalu terlihat menonjol, karena Lee Jun bisa-bisa terluka karenamu (basically gitu lah intinya, gw parafrase-in).
Nah, honorable mention, si Choi Jun juga secara nggak langsung, cocok jadi sosok "Changing Mirror" nya Lee Jun. Dia kenal Lee Jun sejak kecil tapi terpisah lama karena dia merantau ke U.S. Nah, dimasa-masa "terpisah" nya itu, Choi Jun senantiasa memantau kabar terbarunya Lee Jun, terutama pas tau kalau Lee Jun jadi idol. Beuhh bucin parah tuh doi nontonin klip nya Lee Jun. Nah ketika Lee Jun mulai bekerja di satu company yang sama dengan Choi Jun, dia berusaha sebisa mungkin 'tuk dekat dengan Lee Jun, untuk "melanggar" batas profesionalisme yang seharusnya dipatuhi antara atasan dan bawahan, secara tak langsung agar bisa jadi "shield" bagi Lee Jun selain untuk tujuan utamanya buat jadi AYANG BEBEB-nya Lee Jun yaaww.
2. "Safety Net" Rookie dunia korporat
Lirik lagu TWS yang bunyinya, “Aku masih canggung dan belum tahu segalanya, tapi kamu selalu ada di sisiku,” perfectly menggambarkan minggu-minggu pertama Lee Jun yang kacau di kantor. Dia itu masih anak magang, murni dengan skill yang baru ia pelajari setelah bertahun-tahun menghabiskan waktunya untuk menjadi Trainee sebelum jadi idol (Trainee itu lama2 bgt lohh, masa latihannya. bisa sampe 10 tahun kayak Jihyo TWICE). Dia membuat kesalahan, kewalahan oleh labirin korporat (atasan yang nyuruh dia lakuin task-task lain padahal task-nya dia belum kelar, tapi dia gabisa nolak), dan merasa tidak mampu/"kewalahan" mengatasinya. Di dunia korporat yang kejam, anak magang yang canggung biasanya akan terinjak-injak. Namun, Lee Jun “beruntung dicintai”/Lucky to be Loved. Dia punya perisai manusia yang berupa tiga pria tampan dan berkuasa yang melindungi ketenangannya sementara dia belajar berdiri dengan kakinya sendiri (well, Simeon sih honorable mention ya, tapi dia juga berjasa banget lohh).
#1 Choi Jun, the Ultimate Romantic Anchor,
Dia ini nomor satu safety net-nya Lee Jun, dan jujur, dia berhak dapet apresiasi yang jauh lebih besar sebagai main lead! Cocok banget sama lirik lagu yang berbunyi, "when im with you im at home, bisa menjadi diri sendiri".
Sebagai teman masa kecil yang tiba-tiba muncul lagi di hidup Lee Jun sebagai Head Office Manager, (alias bos besarnya), Choi Jun adalah definisi nyata dari power privilege yang digunakan untuk jalan kebaikan. Disaat Lee Jun jadi anak magang yang kewalahan dan dijadikan "sapi perah" oleh atasan lain yang hobi nitip tugas (padahal tugas Lee Jun sendiri belum kelar), Choi Jun hadir sebagai tameng kekuasaan. Dia gak ragu pakai otoritasnya buat menegur orang-orang yang memanfaatkan kepolosan Lee Jun. Di dunia korporat yang kejam, punya bos besar yang siap pasang badan itu adalah sebuah kemewahan.
Namun, yang bikin Choi Jun dapet nilai plus-plus bukan cuma jabatan menterengnya, melainkan jaminan emosional tanpa syarat yang dia kasih. Lee Jun itu vulnerable banget; dia baru aja mengalami masa transisi yang berat setelah gagal debut jadi idol (setelah bertahun-tahun trainee yang melelahkan) dan terpaksa merangkak dari nol di lingkungan yang asing. Choi Jun paham betul rasa rapuh itu. Makanya, dia gak cuma jadi "Bos" di kantor, tapi juga jadi "rumah" tempat Lee Jun bisa melepas topeng formalitasnya. Di depan Choi Jun, Lee Jun gak perlu pura-pura kuat atau serba tahu. Dia boleh jadi dirinya sendiri yang canggung tanpa takut dihakimi atau dipecat.
Gak cuma pasif nunggu, Choi Jun ini tipe lover yang agresif dan protektif. Cara dia menandai wilayahnya di depan saingan—terutama interaksinya yang penuh ketegangan dengan Hyunjae—menunjukkan kalau dia bukan sekadar jaring pengaman yang statis. Dia adalah jangkar yang aktif menarik Lee Jun keluar dari badai rasa minder, membuat hari-hari magang Lee Jun yang abu-abu jadi jauh lebih berwarna, aman, dan penuh kepastian.
#2 Song Hyunjae, Office "Guider"
Dia ni paling nyesek sih, karena ternyata dia ada unrequited love ke Lee Jun. Disalah satu episode yang adegan Choi Jun menginterogasi Hyunjae tentang sejak kapan dia mulai suka Lee Jun, Hyunjae jawab "4 tahun... eh atau mungkin 5 tahun". 5 tahun yang berat bagi dirinya, karena disatu sisi, dia mulai suka sama Lee Jun itu ketika Lee Jun masih menjadi idol, yang mana tentunya idol tidak diperkenankan punya pacar ya. Nah lama kelamaan, setelah mejadi manajernya Lee Jun, hubungan antara dirinya dan Lee Jun meningkat jadi teman level 2, alias (kalau dalam POV Lee Jun) Hyunjae ini sunbaenim atau senior yang sangat dihormati oleh Lee Jun, dan keduanya sering membantu satu sama lain dengan syarat harus dibalas dengan kebaikan dilain kesempatan. Contohnya pas Lee Jun ngasih lap tangan baru untuk Hyunjae karena dia merasa tersentuh, karena lap tangan yang udah dia kasih ke Hyunjae bertahuntahun sebelumnya, ternyata masih disimpan dengan baik oleh Hyunjae.
#3 Simeon, menjembatani antara masa lalu dan masa kini
Sebagai sunbaenim yang udah dihormati oleh Lee Jun, Simeon yang secara tidak langsung merupakan jembatan antara masa lalu dan masa kini-nya Lee Jun, dia yang memastikan kalau Lee Jun tidak lupa sama roots nya Lee Jun yang dulunya adalah seorang idol, sekaligus dia menyemangati Lee Jun di workplace baru nya. Dia menyetujui perjanjian TTD Model-Company demi Lee Jun, yahh meskipun sebenernya kurang jelas sih, dia tuh suka sama Lee Jun atau Hyunjae sebenarnya? I feel like he was somehow in love with Hyunjae (makanya marah besar pas tahu kalau Hyunjae bakal berhenti jadi Manajer) tapi at the same time dia jealous sama bagaimana Hyunjae memperlakukan Lee Jun, bak langit dan bumi kalau dibandingkan sama how Hyunjae treats him (kalau POV nya Simeon begini ya). Padahal kalau menurut Hyunjae, Hyunjae selalu bangga dan percaya kalau semua yang Simeon kerjakan pasti berjayee (kalau kata upin ipin).
Intinya, aku suka banget sama universe cerita drama ini, kalau bisa mah aku bakal bikin fanfiction khusus universe drama ini sampe Lee Jun & Choi Jun akhirnya nikah, adopsi anak, dll. Sumpah gwejh suka bgt ama ceritanya yang asoy digeboy banget cocok sama gwejh yang jomblo seumur hidup karena takut sama society indo yang suka ngejudge pasangan sesama lelaki. Kadang, gw lelah harus pura-pura senang sama keadaan jadinya gw study hard biar bisa pindah negara, tapi berhubung situasi negara lagi taii banget, negara kacau yang isinya cuma menguntungkan buat penjilat rezim, gw jadi overwhelmed dan somehow capek kalau study hard melulu. Dunia geopolitik lagi kacau juga, banyak negara lagi musim tuh gerakan anti-imigran. Jepang salah satunya (gegara takaichi tulul), padahal gw pgn tinggal di Jepang. Yah intinya im at my lowest point of my life dan cerita drama yang lucu-lucu gini yang bikin gw bertahan dan belum bundir (amit amit semoga nggak bundir deh).
Love, peace, hug, and kiss
Was this review helpful to you?

