Quantcast

Can This Love Be Translated?

이 사랑 통역 되나요? ‧ Drama ‧ 2026
Completed
Valentina Ortiz
0 people found this review helpful
Jan 23, 2026
12 of 12 episodes seen
Completed 0
Overall 10
Story 10
Acting/Cast 8.5
Music 8.0
Rewatch Value 9.0

La ame de principio a fin

QUe bien contada esta, la historia, parece muy rebuscada, pero cuando entiendes en profundidad, de verdad me encantó todos los detalles. La armaron muy bien, no dejaron cabos sueltos.
Veanla, tenganle paciencia, y vean mas alla d elo evidente. Nada mas que decir, los leo a ver si me equivoco en algo, abierta a dialogar.
Was this review helpful to you?
Completed
Grimasu
0 people found this review helpful
Jan 24, 2026
12 of 12 episodes seen
Completed 0
Overall 10
Story 10
Acting/Cast 10
Music 10
Rewatch Value 10
This review may contain spoilers

Translating the True Thread of Love

I just left Mu Hee and Ho Jin. And already, the emptiness is here—bittersweet, vibrating through every fiber of my body. Only fifteen minutes have passed, yet my heart refuses to let go of their world. I didn’t cry explosively, like I have in some dramas, but my whole body wept silently, in its own way. Every breath reminded me of the tension, the silences, the gestures, the looks—every nuance of their relationship.

Hiro was there, just enough to leave a mark. He was never meant to stay; he was never the choice. And yet, he was necessary. Do Ra Mi, that facet of Mu Hee capable of daring what Mu Hee herself could not, chose Hiro out of instinct, logic, and protection. But Mu Hee remained faithful to Ho Jin, faithful to that delicate thread connecting their hearts. And it is this silent, constant fidelity that moved me profoundly.

I laughed, I smiled, I felt anger when it was needed—like the scene where Do Ra Mi kisses Hiro, which made me tense. I feared for them, for the fragile relationship, for a story that could have tipped over. My breath caught at certain moments, my whole body alert. And despite this intensity, the drama delivered exactly what it needed, at precisely the right moments. No excess, no emotional overload—just the truth of these characters.

I wish there had been a few more episodes. Just a few extra moments to see them breathe after the healing, to see them laugh together, to catch a glimpse of a peaceful life—maybe even a wedding, a family. To see Mu Hee not repeat her mother’s past, to bring happiness to a child… That would have been the logical continuation, but the drama stops where the story truly begins: where the work of love happens daily, away from cameras, away from spectators.

What I take away is not just a romance. It is a total emotional experience. An inner thread still vibrating in my heart. Every emotion—fear, anger, joy, relief, love—was lived from the inside, deeply, intensely. I may not have shed many visible tears, but my heart, my breath, my entire body spoke.

Read More

Was this review helpful to you?
Completed
mascatur
0 people found this review helpful
Feb 20, 2026
12 of 12 episodes seen
Completed 0
Overall 8.5
Story 8.0
Acting/Cast 9.0
Music 7.5
Rewatch Value 8.5

sapiens, fiksi dan Cha Mu-hee


Biasanya saya tidak nonton Drama Korea. Tapi hari-hari ini hujan sering turun dan saya iseng menonton Can This Love Be Translated? sambil meringkuk di bawah selimut yang hangat. Sehangat kisah cinta Joo Ho-jin (Kim Seon-ho) dan Cha Mu-hee (Go Youn-jung). Saya sungguh kerepotan menyalin nama mereka. Karena itu, demi kesehatan saya, lebih baik tidak sering-sering saya sebut. Tapi saya ingat pernah menonton Mbak Youn-jung dalam Moving dan Alchemy of Souls—dan dia selalu mempesona. Drama ini berkisah tentang seorang aktris yang jatuh cinta pada seorang penerjemah.
Ada dialog menarik ketika Penulis Park bertanya kepada Ho-jin ada berapa jumlah bahasa di dunia. Ho-jin menjawab, lebih dari 7.100. Penulis Park lalu mengatakan “Jumlah bahasa sama banyaknya dengan jumlah manusia. Karena, setiap orang punya bahasanya sendiri-sendiri”. Ho-jin adalah penerjemah yang setia pada kaidah. Ia punya kecenderungan untuk menerjemahkan secara apa adanya. Justru karena itu, kejujurannya yang lugas dan lurus kerap menyebalkan. Atau malah menyakitkan.
Di sisi lain, Cha Mu-hee adalah "kalimat sembarangan". Ia adalah bahasa yang tumpang tindih dengan maksud dan makna yang berlarian secara acak. Ia bicara A, bermaksud B, tapi bersikeras pada C. Ia selalu bicara ngawur saat canggung atau merasa bersalah. Cha Mu-hee bukan bahasa yang bisa diterjemahkan. Ia butuh dibaca pelan-pelan dan ditafsirkan. Karena itu, memahami Mu-hee adalah laku yang, secara profesional, menantang dan mengguncang konsep Ho-jin tentang bagaimana menerjemahkan;
Saya sering tanpa sengaja tertarik dengan buku-buku yang muncul sekilas dalam drama Korea (atau dalam film manapun, sebenarnya). Terutama, buku yang sudah saya baca. Melihat buku itu muncul di layar membuat saya merasa satu level dengan tokoh dalam drama tersebut. Sungguh perasaan yang konyol. Tapi bagaimana lagi? Kali ini, Sapiens-nya Harari muncul di meja Ho-jin, berserak bersama buku lain. Salah satu scene yang membuka adegan manis dan menggemaskan di drama ini yakni ketika Cha Mu-hee mencuri baca buku-buku Ho-jin sambil memakai kacamatanya; dilanjutkan dengan pura-pura ketinggalan kartu akses kamar hanya supaya bisa bersama dengan Ho-jin lebih lama. Adegan ini seakan menyetujui Harari secara konyol dan bilang, seperti halnya peradaban bisa dimulai dari gosip dan fiksi bersama, cinta juga bisa dimulai dari alasan yang dibuat-buat. Kebohongan manis itu tentu saja ketahuan; sama seperti kebohongan Cha Mu-hee lain yang hampir selalu ketahuan (dan Mbak Go Youn-jung selalu menggemaskan kalau pas ketahuan). Tapi Ho Jin sudah semakin pintar menerjemahkan Mu-hee. Jadi, ia biarkan dan memilih mengikuti alur kebohongan Mu-hee. Seakan ia mengerti, bahasa tidak selalu dipakai untuk menyampaikan maksud tetapi kadang justru untuk menyembunyikannya.
Meminjam terminologi Harari dalam Sapiens tentang kemampuan manusia menciptakan gosip dan fiksi untuk mendominasi bumi, Mu-hee tampaknya justru terjebak dalam "fiksi"-nya sendiri. Persona "Do Ra-mi" identik dengan dirinya dan berhasil menempatkannya di puncak popularitas. Tapi pada saat yang sama, Do Ra-mi juga menjadi teror yang muncul dari sisi gelap hidupnya sendiri. Namun, Ho-jin berhasil melucuti fiksi tersebut, menerjemahkan kegelisahannya, dan mengembalikan Cha Mu-hee sebagai diri yang bisa dicintai apa adanya, tanpa jeratan fiksi dan bias metafora.

Read More

Was this review helpful to you?
Completed
alis89
0 people found this review helpful
Jun 16, 2026
12 of 12 episodes seen
Completed 0
Overall 7.5
Story 7.0
Acting/Cast 7.5
Music 7.5
Rewatch Value 7.5
This review may contain spoilers
Questa recensione non contiene spoiler sul finale, ma potrebbe anticipare alcune vicende.

L’agenzia di viaggi "K‑drama" ci offre un pacchetto vacanze che ci porterà in giro per il mondo: Corea, Giappone, Canada e Italia; il tutto rimanendo comodamente seduti sul divano.
Le vicende di Come si dice "Amore"? seguono l’interprete Joo Ho‑jin, che parla fluentemente tante lingue come inglese, giapponese e italiano, e la star internazionale Cha Moo‑hee, che si appoggerà alla sua traduzione per girare un programma.
Paesi diversi, culture diverse, lingue diverse. Eppure, nonostante la presenza di un ottimo traduttore, non sempre la comunicazione è chiara.

"Sai quante lingue ci sono nel mondo, signor Interprete? […] Ci sono tante lingue quante sono le persone. Ognuno parla la sua lingua. Ecco perché le persone fraintendono e si offendono a vicenda."
(cit. Kim Young‑hwan)

Il linguaggio non è solo questione di parole: quando si parla e si ascolta, ognuno porta con sé il proprio bagaglio di esperienze, le proprie emozioni e le proprie interpretazioni. Può capitare che, anche parlando la stessa lingua, non si riesca a capirsi l’un l’altro. Ed è questo uno dei temi fondamentali di Come si dice "Amore"?.

E a proposito di lingua: il primo consiglio che mi sento di dare è guardare il drama in lingua originale.
Il protagonista in alcuni episodi parla in italiano e il doppiaggio ci impedisce di comprendere il cambio di lingua, creando confusione.
In un episodio in particolare, per evitare fraintendimenti, si è addirittura trasformata un’orchestra italiana in spagnola, proprio per ovviare al problema della traduzione, ma generandone così un altro.
In generale, comunque, l’adattamento italiano non è stato dei migliori.
Oltre al problema dell’italiano, è presente anche quello della lingua giapponese che in alcuni dialoghi è doppiata e in altri no, confondendo ulteriormente lo spettatore.
Quindi, nonostante io sia spesso pro‑doppiaggio, in questo caso mi sento di sconsigliarlo.

Dopo aver deciso con quale lingua affrontare questo viaggio, possiamo partire per nuove mete: posti stupendi e meravigliosi, alcuni molto vicini a noi.
L’Italia — e la mia Toscana — è quella che risalta di più per bellezza e fascino!
Luoghi come Civita di Bagnoregio, Perugia, Siena, i colli del Chianti e la bellissima libreria Giunti Odeon di Firenze (anche se nel drama è stata spostata in Canada) ci fanno sentire il mondo dei drama coreani più vicino a noi.

La fotografia è meravigliosa. I luoghi sono bellissimi, ma la regia è riuscita a renderli ancora più belli con riprese stupende e panoramiche mozzafiato che fanno da cornice a questa storia.

In questo percorso siamo accompagnati da personaggi interpretati da attori eccezionali.
Il protagonista è impersonato dall’affascinante Kim Sun‑ho che, per me, può ricevere la cittadinanza italiana ad honorem anche subito: oltre a parlare giapponese e inglese, si è dovuto cimentare anche in tantissime battute in italiano.
Non è da meno nemmeno Ko Yoon‑jung, che aveva il difficile ruolo di interpretare due personalità completamente diverse e ci è riuscita con grande impatto: con un solo sguardo riuscivamo a capire chi era chi.
E cosa dire del principe del romanticismo? Non solo uno dei personaggi scritti meglio, con una crescita ben leggibile, ma l’interpretazione di Sota Fukushi è stata fantastica; ancora una volta ci incanta e ci stupisce (anche grazie ad alcune frasi pronunciate in coreano).

Ciò che disturba il nostro viaggio è una presenza un po’ inquietante che si mette sotto i riflettori soprattutto dal settimo episodio: Do Ra‑mi, la zombie del film interpretata dalla protagonista Cha Moo‑hee, prende vita diventando quasi una sua personalità alternativa.
Oltre a diventare un personaggio ingombrante, Do Ra‑mi non era poi così necessaria ai fini della trama: sono presenti già molti aspetti e vicende che potevano essere approfondite, e aggiungere un altro personaggio così importante ha solo portato a una conclusione in cui nessuno dei temi è stato sviluppato in modo adeguato.
Il fattore stesso di un’altra personalità che si fa largo nella mente della protagonista è un tema interessante, poche volte visto sul piccolo schermo coreano — vi consiglio di recuperare Heal Me, Kill Me se vi interessa l’argomento — ma qui è trattato in modo superficiale e non sviluppato al meglio, togliendo spazio ad altre problematiche che potevano essere approfondite.

In conclusione, fate la valigia e preparatevi a partire; godetevi le prime sei tappe di questo viaggio e prendete le restanti sei nel modo giusto: gustatevi i paesaggi, amate i protagonisti e sorvolate sulla trama e sulle sotto‑trame non gestite al meglio. Perché, nonostante tutto, il costo vale il viaggio.

Read More

Was this review helpful to you?
Completed
Yormi_Almonte
0 people found this review helpful
Jun 21, 2026
12 of 12 episodes seen
Completed 0
Overall 10
Story 10
Acting/Cast 10
Music 10
Rewatch Value 10
This review may contain spoilers

Amo con locura a Kim Seon-ho

Lo mucho que me obsesioné con este K-Drama es algo digno de estudio.

Amé mucho todo lo de la salud mental de la protagonista, la manera en que se representó y se manejó, me gustó bastante, a apesar de que hubieron algunas cosas que pudieron haber hecho mejor.
Soy muy fan de la pareja principal, tienen muy buena química, actúan demasiado bien y los amo demasido.
No esperaba PARA NADA que la pareja secundaria tuviera taaaaaanta profundidad en su relación, ellos fueron de 0 a 100 en menos de 10 minutos, pero no me quejo, fue algo novedoso y refrescante.

Me lo quiero volver a ver unas 500 veces más.

Read More

Was this review helpful to you?
Completed
Simona Leila
0 people found this review helpful
Jan 20, 2026
12 of 12 episodes seen
Completed 0
Overall 8.0
Story 8.0
Acting/Cast 9.0
Music 7.0
Rewatch Value 4.0

QUESTA NON E' UNA ROMCOM

Io davvero non capisco perchè ci prendano per scemi. Chi ha pensato sia stato saggio etichettare quest'opera come una romcom? Non ce l'ho con questa piattaforma, poichè dovunque è venduto come tale. Questo prodotto è tutto fuorchè leggero.
A me ha preso dal primo episodio e più andavo avanti più capivo l'importanza di alcuni temi trattati, comprendendo che quello che mi trovavo davanti non era un prodotto semplice.
La storia d'amore c'è ma è pesante, è stressante, è articolata e tutto per colpa della stessa protagonista, o meglio di Do ra-mi. Questo personaggio è quello che in assoluto mi è piaciuto di più di tutto, anche dell'intero drama. Mi ci sono sentita molto legata e non so quanto questo sia un bene (chi ha visto, sa).
ML mi è piaciuto per la maggior parte, ma non so perchè quando parlava tanto in italiano mi irritava. Riconosco che l'attore ha fatto un lavoro ENORME nell'imparare così tante lingue per ricoprire questo ruolo.
Presi singoli questi due mi sono piaciuti ma insieme meh. Nel primo ep mi sembrava di avvertire il feeling ma più si andava avanti, più mi mancava qualcosa. Carini ma non di più.
La seconda coppia mi è piaciuta molto, sia per come è nata, sia per i personaggi. Insomma, un bel connubio.
Hiro è stato quel personaggio che alla fine non ho compreso appieno, da lato serio dall'altra schifato da FL. Boh.

Ci sono state anche alcune cose sul finale che non mi sono piaciute per nulla, alcune lasciate al caso. Hanno voluto anche usare un espediente di cui il mercato kdrama dovrebbe essere saturo eppure eccolo lì.

Un punto sicuramente a favore del drama è stata la scelta delle ambientazioni. Scenari da favola hanno accompagnato ogni momento e le scene sono state girate così bene da portare lo spettatore direttamente sul posto. Mi ha fatto venire una voglia matta di tornare in Giappone o di correre in Canada! Avrei da ridire solo sulla scelta di spacciare una libreria italiana per un luogo canadese (belin gente, si vedono i titoli dei libri scritti nella nostra lingua XD)

Nel complesso il drama mi è piaciuto molto, anche se alcune cose non funzionano appieno. Do ra-mi su tutto.

Sono stata molto bassa col voto di revisione, perchè a confronto con altri kdrama che ho visto finora, questo lo rewatcherei di meno.

Read More

Was this review helpful to you?
Completed
probablyrewatching
0 people found this review helpful
Sep 15, 2026
12 of 12 episodes seen
Completed 0
Overall 8.5
Story 8.0
Acting/Cast 9.5
Music 6.5
Rewatch Value 8.5
This review may contain spoilers

Há coisas que nem a linguagem consegue traduzir

Antes de tudo: que atuação feminina ABSURDA.

Fiquei incrédula com a capacidade da atriz de interpretar personagens tão completamente diferentes entre si. E não estou falando de duas personagens apenas… são TRÊS, com um plot twist que deixa tudo ainda mais impressionante. Personalidades, comportamentos e energias completamente distintas. Ela é maravilhosa, maravilhosa.

Agora, ver meu querido Kim Seon-ho com outra mulher além da nossa querida dentista de Hometown Cha-Cha-Cha confesso que me balançou um pouquinho. 😂 No começo eu pensei: “Meu Deus, será que eu vou conseguir ver ele com outra mulher?” Mas não demorou muito para eu perceber que os dois simplesmente funcionam. Eles são lindos juntos e a química é ótima.

Confesso que eu dropei essa série. Mas o Instagram e o TikTok não me deixaram desistir, então voltei, persisti na dor dos primeiros episódios e consegui. E ainda bem.

Os dois primeiros episódios são bem chatos. Enrolam muito e o desenvolvimento parece meio desconexo, a ponto de você perder a vontade de continuar. MAS PERSISTAM! Depois do segundo episódio, a série fica deliciosamente gostosa de assistir. Eu amei tudo e o plot twist foi simplesmente incrível. Não vou dar detalhes para não estragar a experiência de ninguém.

E preciso falar da fotografia e do ponto forte da história. Os cenários, as frases, a fotografia… tudo é lindo. Eu adoro quando um dorama consegue colocar a arte da fotografia dentro da própria história. Para mim, a fotografia é uma das formas mais bonitas de levar a vida em formato de fotos, de guardar momentos e transformar a realidade em imagens. E quando isso é colocado em uma série, mesmo sendo ficção, parece que estão levando um pouquinho da realidade para dentro do dorama. Aqui, a fotografia está literalmente ali para conectar duas pessoas. E eu amo quando fazem isso. Ainda mais com Canadá e Itália como cenário. Lindo demais. E o ponto forte da história, para mim, não está apenas no romance ou nos cenários, mas na construção emocional da protagonista. Ela carrega dores profundas e passa por momentos de ansiedade que são tratados com uma sensibilidade muito necessária. E talvez uma das coisas mais bonitas seja mostrar que o amor também pode ajudar. Não necessariamente o amor romântico, mas o amor em todas as suas formas: amizade, família, cuidado. Na história, ele aparece como apoio, compreensão e persistência. Ele esteve ao lado dela mesmo diante de toda a luta, sem desistir de compreendê-la ou amá-la.

É um ensinamento muito bonito, e acho que a produção e o roteiro foram extremamente felizes em construir essa mensagem.

No fim, me arrependi de ter dropado. Então, para quem está começando: NÃO DESISTA NO PRIMEIRO EPISÓDIO. Eu prometo que depois melhora muito. Persiste, porque vale a pena. Assino embaixo da nota. 🤍

Read More

Was this review helpful to you?
Completed
nicole
0 people found this review helpful
Jul 19, 2026
12 of 12 episodes seen
Completed 0
Overall 4.5
Story 3.5
Acting/Cast 4.5
Music 6.0
Rewatch Value 3.0
This review may contain spoilers

Nem a Go Youn Jung, nem a linda fotografia conseguiram salvar um drama com um roteiro fraco.

Estava muito animada para esse drama, principalmente por ter a Go Youn Jung e a volta do Kim Seon Ho aos romances. A sinopse, por si só, não tinha despertado tanto meu interesse, mas o trailer mostrava uma cinematografia lindíssima e, somado aos nomes de peso da direção e do roteiro, acabei criando grandes expectativas.

Infelizmente, e digo isso com muita tristeza, foi um drama bem abaixo do que eu esperava. O primeiro episódio foi excelente e serviu como um ótimo começo, me deixando ainda mais animada para os seguintes. Porém, essa qualidade não se manteve. A cinematografia e a atuação da Go Youn Jung continuaram impecáveis, mas o restante foi piorando a cada episódio.

Preciso começar pelo roteiro, que, para mim, foi o maior problema da obra. Mesmo que os outros aspectos não sejam perfeitos, acredito que o roteiro precisa ser, porque ele é a base de todo o drama. Os plots foram mal aproveitados e alguns simplesmente não funcionaram. Sinceramente, ainda não entendo todo o reconhecimento que os roteiros das irmãs Hong recebem, porque, para mim, costumam ser bem medianos.

Essa inconsistência acabou prejudicando todos os outros aspectos da obra. A cinematografia é belíssima — ouso dizer uma das mais bonitas de 2026 —, a atuação da Go Youn Jung é excelente e praticamente carrega o drama nas costas. A direção, as atuações e os personagens, no geral, também cumprem bem seus papéis.

A proposta envolvendo a síndrome da protagonista é interessante, mas acabou se tornando cansativa. A trama girava quase exclusivamente em torno dela, e o roteiro muitas vezes não deixava claro quem estava assumindo o controle, o que tornou essa dinâmica mais confusa do que envolvente.

Gosto bastante do Kim Seon Ho desde Hometown Cha-Cha-Cha e acredito que este seja apenas o segundo drama dele que assisto. Ainda assim, preciso dizer que o Ju Ho Jin foi um dos grandes problemas da minha experiência. Prefiro acreditar que a culpa foi do personagem, mas toda vez que ele aparecia em cena eu já revirava os olhos.

A forma como ele tratava a protagonista, sua falta de maturidade, a personalidade instável e toda a confusão do relacionamento acabaram destruindo a química do casal principal. Esse vai e vem entre os dois simplesmente não funcionou para mim.

Dito isso, continuo acreditando que a Cha Mu Hui deveria ter terminado com o Kurosawa Hiro. Ambos os protagonistas masculinos começam a história de forma imatura, mas, ao longo do drama, vemos um amadurecimento evidente do Hiro, enquanto o Ho Jin parece piorar a cada episódio. Além disso, ficou muito claro para mim que o Hiro realmente amava a Mu Hui. Ele demonstrava isso através das suas atitudes, enquanto o Ho Jin permanecia perdido em suas próprias indecisões. Também me incomodou ver a Mu Hui correndo atrás dele o tempo todo enquanto ele permanecia preso naquela confusão. Horrível.

Os personagens secundários cumprem bem seus papéis e ajudam a movimentar a trama, mas nada muito memorável. As OSTs também fazem apenas o básico.

No geral, é um drama que se sustenta quase exclusivamente pela atuação impecável da Go Youn Jung e pela cinematografia deslumbrante. Ainda assim, não acho que esses pontos sejam suficientes para compensar os problemas do roteiro.

Recomendo para dramalovers que gostam de romance, drama, histórias envolvendo saúde mental, uma cinematografia lindíssima e uma protagonista com uma atuação excelente.

Espero que minha resenha ajude, mas desejo, acima de tudo, que você assista e tire suas próprias conclusões! ♡

Read More

Was this review helpful to you?
Completed
vitoriadusilva
0 people found this review helpful
Feb 5, 2026
12 of 12 episodes seen
Completed 0
Overall 7.0
Story 6.0
Acting/Cast 9.0
Music 8.0
Rewatch Value 4.0
This review may contain spoilers

Good performance, weak romance

At first look, the story seems simple, and in many ways, it is. However, if you’re expecting a strong romance, this drama may not be the best choice.

The male lead is not particularly romantic; he feels passive and lacks initiative, constantly rejecting Mu-hee instead of engaging with her emotionally. This dynamic becomes repetitive and frustrating over time.

Another weak point is the Do Rami storyline, which clearly needed deeper exploration. A proper diagnosis or even a basic scientific explanation would have added depth, but the plot is abruptly abandoned. She simply disappears, and only in the final two episodes does the narrative finally shift toward romance.

The highlight of the drama is undoubtedly Youn Jung’s performance. Her acting is impressive, especially considering she plays two very different roles in the same series. That alone kept me watching until the end.

Despite the strong chemistry and solid performances from the cast, the script fails to support them. Cha Mu-hee is written as someone who constantly chases Ho-jin, while he repeatedly rejects her, creating an dissonance in the relationship.

Final verdict: 7/10. Not outstanding, not terrible, just okay if you don't expect so much.

Read More

Was this review helpful to you?
Completed
Marmie
0 people found this review helpful
Jan 20, 2026
12 of 12 episodes seen
Completed 0
Overall 8.0
Story 6.0
Acting/Cast 10
Music 8.0
Rewatch Value 6.0
This review may contain spoilers
Can This Love Be Translated é um drama que inova e tenta fugir dos padrões clichês das comédias românticas tradicionais. Considerando isso, a trama explora como o amor floresce além das barreiras de linguagem e cultura. Ou seja, usa o trabalho de tradução como uma metáfora para a dificuldade de compreensão emocional nos relacionamentos, sugerindo que muitas vezes a comunicação vai além da linguagem falada, e portanto é universal, melhor dizendo, nem sempre pode ser explicada por palavras, mas apenas sentida. Além disso, amei a escolha dos cenários globais (Coreia, Japão, Canadá, Itália) para desenvolver o romance, principalmente a trilha sonora, que é um complemento a parte, ao intercalar melodias suaves e intensas destacando momentos marcantes e de conexão emocional dos protagonistas. Aliás, adoro quando a ficção aborda o contexto profissional dos personagens, especialmente quando permite que conheçamos um pouco de cada profissão, curiosidades e muito mais. Da mesma maneira, quero destacar que os roteiristas souberam conduzir muito bem o plot dos personagens secundários, tanto que me surpreenderam positivamente em muitos momentos, e de certa forma permitiu que vissemos um outro ponto de vista da história, que não fosse apenas dos personagens principais. Agora, um ponto que me incomodou demais foi a construção do relacionamento dos protagonistas, não sei se foi uma decisão premeditada, ou se muitas das cenas de confusão e desentendimento são mesmo sem sentido. Eu defeniria os 10 primeiros episódios como slow-torture, porque o casal só arrumava pretexto idiota para não ficar junto. O male lead dizia o tempo inteiro que gostava de outra, mas não largava a protagonista por nada, qualquer brecha ou insistência dela, ele estava lá alimentando um sentimento que "não pretendia corresponder". Inclusive, ele chegou a dar um fora nela falando que ela era insegura demais para amá-lo, sendo que ele o tempo todo sempre era incisivo e afirmava que não queria nada com ela. Por muito menos eu já teria mandado esse cara pastar, especialmente considerando a situação delicada da female lead. Em última análise, o casal tem química, mas a confusão deles nem chega a ser um problema de comunicação, eles parecem mais dois adolescentes imaturos e impulsivos. Por fim, eu teria cortado algumas cenas do episódio final, especialmente a parte em que confirmam que os pais da protagonista estão vivos, porque pra colocar um plot desse, eles teriam que pelo menos aparecer na trama, principalmente considerando que a mãe da protagonista é uma peça chave para entender o trauma dela. Pecaram muito nessa parte. Mas em resumo, o drama foi lindo, a metáfora da barreira de linguagem foi bem bolada e os personagens secundários bem estruturados, e de certa forma a Go Youn-jung brilhou muito ao interpretar uma personagem com Transtorno Dissociativo de Identidade.

Read More

Was this review helpful to you?
Completed
Lari T
0 people found this review helpful
May 19, 2026
12 of 12 episodes seen
Completed 0
Overall 7.0
Story 2.5
Acting/Cast 8.0
Music 5.0
Rewatch Value 1.0

Bonito, confuso e decepcionante

Pelo título, nos dá a entender que será um dorama leve, despretencioso e gostoso de assistir, mas a história toma um rumo tão inesperado, desconexo e sem sentido que me fez perguntar se eu realmente estava assistindo ao dorama certo.
Deuxou um sentimento de que tentaram "tapar buraco" para tentar deixar alguma relevância forte na história, mas foi exatamente o que estragou todo o contexto. O dorama poderia ser estruturado de diversas formas que seriam muito bonitas, mas decidiram romantizar a loucura na cabeça da personagem. Isso me incomodou ao extremo. O casal teria sido muito lindo se não fosse por um roteiro forçado e sem sentido.
Os atores atuaram muito bem e eles tinham muita química que não foi aproveitada.

Read More

Was this review helpful to you?
Completed
leonardocannone
0 people found this review helpful
Feb 15, 2026
12 of 12 episodes seen
Completed 0
Overall 7.5
Story 7.0
Acting/Cast 7.5
Music 8.0
Rewatch Value 7.0
This review may contain spoilers

BAH

l'incipit di questo k drama prometteva bene, di sicuro non un k drama profondissimo ed impegnato. Lo sceneggiatore mi da in pasto all'improvviso il tema del bipolarismo e questo mi ha fatto particolarmente arrabbiare; non ha preparato minimamente il terreno per l'entrata di questo tema, buttato li prima per gioco e poi all'improvviso esploso, al contrario di molti drama dove queste tematica sono importantissime e vengono affrontate con gradualita', serieta' e completezza; in questo caso invece e' stato gestito malissimo. Deluso. Molta confusione inoltre nella lettura dei sentimenti dei personaggi. A mio avviso male male.

Read More

Was this review helpful to you?
Can This Love Be Translated? poster

Details

Statistics

  • Score: 8.4 (scored by 50,550 users)
  • Ranked: #919
  • Popularity: #173
  • Watchers: 86,620

Top Contributors

142 edits
88 edits
78 edits
45 edits

Popular Lists

Related lists from users

Recently Watched By